Pembaca yang Budiman,
Sahabat yang sejati adalah sahabat yang datang dan menyelamatkan seseorang dalam keadaan darurat. Meninggalkan seorang sahabat ( dalam keadaan menderita ) tidak memiliki hak untuk mempelajarai kitab suci Weda, sebab percuma berton ton teori bila tidak dilaksanakan. Jauh lebih bagus satu kilogram praktek dari banyaknya teori yang tidak dilaksanakan. seorang sahabat adalah mereka yang menolong temannya bahkan orang lainpun ( setiap orang ) hendaknya diperlakukan sebagai sahabat. Tuhan Yang Maha Esa pun diperlakukan sebagai seorang sahabat. pandanglah dan lakukanlah semua makhluk sebagai seorang sahabat.
sacabhuve sacamanaya pitvah
apasmat preyat na tadako
prnantam anyam aranam cid icchet.
Artinya :
Dia bukanlah sahabat yang sejati yang tidak menolong sahabat karibnya di dalam keadaan darurat. Semoga ia berpisah dengan seorang sahabat yang licik semacam itu. Rumah itu tidak pantas ditempati. Semoga dia mencari pertolongan dari orang asing yang bebas.
0 komentar:
Poskan Komentar