Sabtu, Maret 15, 2008

Akhlak Mulia

Om Swastyastu,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Inilah yang harus kita berikan kepada umat manusia, umat Se-Dharma yang saat ini sedang berjuang mengarungi samudra kehidupan agar kita mencapai kebebasan dan kedamaian.

  1. Siapa waspada akan selamat, yang lengah akan bahaya
  2. Barang siapa yang salah akhirnya menyerah
  3. Selagi masih muda upayakanlah laku utama
  4. Bersahajalah
  5. Bertindak harus dipikir dan dipertimbangkan
  6. Jadilah orang yang berbudi luhur
  7. Kemuliaan hidup itu berada pada ketentraman hati
  8. Ilmu itu terlaksananya dengan perbuatan, biarpun banyak ilmunya kalau tidak diamalkan dan tidak dipergunakan, ilmu itu tidak berguna.
  9. Ikutilah nasehat orang tua
  10. Ciri orang yang berilmu luas ialah bahasa yang dapat membuat tentram dan menggembirakan orang lain.
  11. Orang yang berumur, tetapi jelek tabiatnya, itu tidak sesuai dengan ajaran yang benar.
  12. Tidak ada yang seteru yang lebih berbahaya daripada kejahatan yang ada pada diri pribadi.
  13. Tandanya orang yang luhur, budinya halus dan suka memberi pertolongan dengan tulus hati
  14. Barang siapa yang merasa paling pandai, sesungguhnya yang paling bodoh
  15. Dekat-dekat orang tidak mengerti tata susila akan menulari dirinya
  16. Orang yang tidak mau mawas diri pribadinya, itu bukan orang baik
  17. Barang siapa yang hanya ingin enaknya saja, tapi tidak suka kerja, itu orang yang malas, itu semua jangan ditiru, sebab keluarga dan bangsa juga rugi
  18. Barang siapa yang gemar membuat sengsara orang lain, akhirnya ia akan mendapat pembalasan dari perbuatannya sendiri.
  19. Engkau harus mengikuti nasehat yang benar
  20. Suka marah adalah jalan kegelapan, oleh karena itu barang siapa menjadi pemarah tidak akan mendapat terang.
  21. Berbicaralah yang perlu-perlu saja
  22. Negara itu dapat tentram, kalau murah sandang, pangan, sebab rakyatnya gemar bekerja, dan ada penguasa yang mempunyai sifat adil dan berjiwa mulia
  23. Para pemuda jangan mengabaikan ilmu pengetahuan yang nyata, agar negaranya menjadi mashyur dan dapat membuat keselamatan sesamanya.
  24. Penguasa itu harus membuat tentram rakyatnya, kalau tidak dapat terjadi rakyatnya akan merebut kekuasaan dalam negara itu
  25. Barang siapa lupa akan orang tuanya tak ubahnya lupa dengan Tuhannya. Hormatilah orang tuamu
  26. Orang hidup harus mencari nafkah. Nafkah ada kalau bekerja. Rajin bekerja dapat membuat kemuliaan keluarga
  27. Orang tua harus mengajarkan yang baik dan pantas kepada anak cucu.
  28. Kepada suami dan istri harus saling rukun bersama-sama.
  29. Barang siapa yang memikir anak cucunya itu tergolong orang yang arif. Sebaliknya orang yang jahat sama sekali tidak meikirkan anak cucunya.
  30. Merua itu sebagai lantara adanya istri atau suamimu.
  31. Kalau mengajar kepada istri yang sabar. Lebih jelek lagi kalau memaki dan memukul istri.
  32. Barang siapa yang tidak suka hidup bertetangga tergolong orang yang tidak baik
  33. Kepandaian itu sarana untuk mencari nafkah.
  34. Mencari jodoh jangan hanya memburu tampang yang cantik rupawan. Biarpun cantik atau tampan kalau hatinya jahat pasti dijauhi orang.
  35. Harta yang bersih itu asalnya dari bekerja dan dari hasil lainnya yang tidak merugikan orang lain. Sedang harta yang tidak bersih itu harta curian atau menemu kepunyaan orang lain yang ketahuan oleh yang kehilangan
  36. Janga lupa setiap hari ingat kepada Tuhan, sebab hakikatnya engkau itu selalu dijaga oleh Tuhan.
  37. Jangan lupa akan kebaikan orang lain
  38. Janganlah mengajarkan kebencian terhadap orang lain, sebab hal demikian menanam percekcokan yang tidak ada habis-habisnya
  39. Jangan menghina orang yang miskin
  40. Jangan panjang tangan
  41. Jangan girang kalau dipuji dan jangan benci kalau dicela
  42. Jangan suka serong dan tidak jujur
  43. Jangan gemar mencari hutangan
  44. Jangan hanya merasa pandai tapi tidak pandai merasa
Jangan senang memamerkan harta benda dan menyombongkan pangkatnya, sebab harta itu dapat habis dan drajat dapat hilang.

Demikian semoga berguna.

Referensi :
Buku Gerakan Masyarakat peduli akhlak mulia
Oleh : Drs. H.M. Irsyad Sudiro, M.Si.

3 komentar:

Telefone VoIP mengatakan...

Hello. This post is likeable, and your blog is very interesting, congratulations :-). I will add in my blogroll =). If possible gives a last there on my blog, it is about the Telefone VoIP, I hope you enjoy. The address is http://telefone-voip.blogspot.com. A hug.

TĂȘnis e Sapato mengatakan...

Hello. This post is likeable, and your blog is very interesting, congratulations :-). I will add in my blogroll =). If possible gives a last there on my blog, it is about the TĂȘnis e Sapato, I hope you enjoy. The address is http://tenis-e-sapato.blogspot.com. A hug.

Anonim mengatakan...

Om Swastyastu,
Pak Wayan tak pernah lelah untuk menyumbangkan ide-ide besar untuk kemajuan umat Hindu di Batam maupun Nasional. Para pemuda yang dekat dengan beliau bisa belajar banyak dari cara beliau memanage waktu.